Langsung ke konten utama

Sedikit aku untuk NUku 2



Dalam masalah kaderisasi di NU, NU masih lebih suka mengangkat putra kiyai NU daripada aktivis nahdliyyin yang mempunyai kompetensi. Hal itu membuat NU tidak jauh berbeda dengan nepotisme yang ada dalam area institusi-intitusi di Indonesia baik negeri maupun swasta. Kurangnya apresiasi NU untuk putra putri nya yang berprestasi membuat beberapa kader NU yang menolak untuk mengabdi di NU. Mas anshori menyampaikan bahwa kurangnya budaya menulis dalam kader nahdliyyin ini sangat disayangkan oleh KH Muchit Muzadi. Terlihat bahwa hanya beberapa saja kader nahdliyyin yang menulis buku khususnya yang membahas NU dan ulama NU. Padahal banyak penulis luar negeri seperti greg vally dan greg barton yang menulis buku menegenai gus dur atau KH Muchit Muzadi yang notabenya merek bukan orang NU. Menurut KH Muchit Muzadi tulisan tentang NU yang ditulis oleh penulis non NU hanya dengan kacamata metodologi penelitian akan memiliki rasa yang berbeda dengan yang ditulis oleh penulis NU yang menegenal NU lebih dalam.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jatuh dalam lubang

Hidup adalah sebuah perjalanan. kalau kalian tidak setuju dengan ungkapan itu, tidak masalah itu adalah hak kalian hehe. Jadi ceritanya malam ini adalah malam dimana baru tadi pagi saya mencoba untuk merangkak dari awal untuk kembali menuju ke tempat yang pernah aku gapai sebelumnya. Ya anggap saja malam ini adalah malam dimulainya sebuah perjalanan baru. Perjlanan setelah aku lama jatuh dalam lubang yang belum pernah aku singgahi kedalamannya sebelumnya. Selayaknya Iman yang bisa saja naik dan bisa saja turun seiring berjalannya waktu, namun bisa saja kita anggap sebagai orang sakit ketika Iman seseorang itu terus-terusan menuju kebawah dan jatuh. Entah sebuah berkah atau sebuah hukuman ketika seseorang diberikan kesempatan atau diberikan masa melakukan sebuah petualangan di area kegelapan. Masa dimana aku merasakan beberapa hal yang dirasakan oleh mereka-mereka yang dianggap berada pada kegelapan. Menyelami alam fikiran mereka dengan menjalaninya sendiri, sehingga aku merasakan send...

Optimalisasi peran sarjana muda dalam proses peralihan masyarakat konvensional menuju masyarakat digital dalam menghadapi MEA.

             Oleh : Ahmad Rausan Fikri MEA atau singkatan dari masyarakat ekonomi asean sudah diberlakukan sejak desember 2015 lalu. Pemberlakuan MEA membuat terjadinya tiga hal yaitu 1. Aliran bebas barang/jasa 2. Aliran bebas investasi 3. Aliran bebas tenaga kerja terampil dan provesional. Namun, ironis ketika Badan Pusat Statistik menyebutkan bahwa jumlah sarjana pengganguran meningkat di tiga tahun terakhir secara terus menerus. Pada tahun 2014 sarjana yang menganggur sebanyak 398.298 pada tahun 2015 meningkat menjadi 565.402 dan pada tahun 2016 meningkat lagi menjadi 695.304. Hal ini menjadi sebuah permasalahan serius yang harus segera dicarikan solusinya bersama.Mengingat masyarakat ekonomi asean sudah diberlakukan.Secara umum MEA memiliki tujuan untuk membentuk komunitas ekonomi tingkat regional antara sesama negara anggota ASEAN sebagai suatau integrasi ekonomi kawasan ASEAN yang stabil, makmur dan memiliki tingkat daya saing yang tinggi sert...

Pribadi yang Amnesia

Assalamu'alaikum warohmatullahi wa barokatuh. selamat malam para pembaca semoga kalian tetap pada lindungan tuhan yang maha Esa. Semoga Indonesia akan terus konsisten dalam menjaga konsep kenegaraan dan berkomitmen penuh dalam meningkatkan perwujudan sebagai masyarakat yang madani. Menjadi pusat diskursus konsep kenegaraan yang damai dan sejahtera. Sholawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada nabi Muhammad Saw. Dengan amalan-amalan Sunnah dan teladan yang terus bertebaran dalam amaliyah umat manusia. Pembaca yang bersemangat, penulis mencoba mengajak pembaca berada pada ruang pembicaraan terkait perdebatan besar umat Islam di Indonesia akhir-akhir ini yang membawa kegaduhan nasional. Tidak bisa ditampik lagi bahwa Islam menjadi agama terbesar di Indonesia, sehingga perdebatan antar umat Islam bukan hanya akan memberikan dampak kepada umat Islam saja melainkan kepada masyarakat seluruh Indonesia. Lantas sangat perlu kita fahami sebagai masyarakat muslim Indonesia bagaiman...