Langsung ke konten utama

MAKAM PAHLAWAN



MAKAM PAHLAWAN

Ingat ?!! sejak kapan ada PAHLAWAN
Mau sampai kapan kita dengar PAHLAWAN
Kerena PAHLAWAN hanya sejarah
Yang tak lagi memperjuangkan kemerdekaan
                                                Buat apalah PAHLAWAN kalau hanya di MAKAM
                                                Rebut saja jiwanya
                                                Rebut saja jiwanya
                                                Karena kita bukan sejarah
                                                Rebut saja seruannya
                                                Karena kita bukan sejarah
                                                Karena kita 10 pemuda
                        Merdeka ! Merdeka ! Merdeka !
                        Biar tak lagi hanya sejarah
                        Biar tak lagi terkubur dalam MAKAM
Kita teriakkan Merdeka ! Merdeka ! Merdeka !
Karena Merdeka bukan sejarah
Biar MAKAM PAHLAWAN ……….
Tak dibanjiri air mata
Sekali lagi aku sisipkan
Kita belum MERDEKA.

Jember, 10 Nopembe 2014

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Optimalisasi peran sarjana muda dalam proses peralihan masyarakat konvensional menuju masyarakat digital dalam menghadapi MEA.

             Oleh : Ahmad Rausan Fikri MEA atau singkatan dari masyarakat ekonomi asean sudah diberlakukan sejak desember 2015 lalu. Pemberlakuan MEA membuat terjadinya tiga hal yaitu 1. Aliran bebas barang/jasa 2. Aliran bebas investasi 3. Aliran bebas tenaga kerja terampil dan provesional. Namun, ironis ketika Badan Pusat Statistik menyebutkan bahwa jumlah sarjana pengganguran meningkat di tiga tahun terakhir secara terus menerus. Pada tahun 2014 sarjana yang menganggur sebanyak 398.298 pada tahun 2015 meningkat menjadi 565.402 dan pada tahun 2016 meningkat lagi menjadi 695.304. Hal ini menjadi sebuah permasalahan serius yang harus segera dicarikan solusinya bersama.Mengingat masyarakat ekonomi asean sudah diberlakukan.Secara umum MEA memiliki tujuan untuk membentuk komunitas ekonomi tingkat regional antara sesama negara anggota ASEAN sebagai suatau integrasi ekonomi kawasan ASEAN yang stabil, makmur dan memiliki tingkat daya saing yang tinggi sert...

Fakultas teknik unej

Fakultas Teknik Universitas Jember Fakultas Teknik Universitas Jember adalah fakultas yang mengunakan ilmu alam untuk membuat alat / menciptakan suatu alat untuk mempermudah manusia. Kampus Fakultas Teknik berbeda tempat dengan Fakultas lainnya  , melainkan di Kec. Patrang. Fakultas Teknik Universitas Jember memiliki beberapa Program Studi diantaranya : Program Studi Teknik Mesin  ( S 1 ) Program Studi Teknik Elektro  ( S 1 ) Program Studi Teknik Sipil  ( S 1 ) Program Studi Teknik Mesin  ( D 3 ) Program Studi Teknik Elektro  ( D 3 ) Program Studi Teknik Sipil  ( D 3 ) Fasilitas Fakultas Teknik   Ruang Kelas Ber-AC Free Hostpot Area Perpustakaan Mini Area Diskusi Bersama  Mushola Kantin Dan Fasilitas Pendukung lainnya Pembelajaran di Fakultas Teknik Fakultas Teknik mempelajari hal-hal yang berhubungan dengan dengan pengetahuan alam untuk menciptakan alat untuk membantu manusia. Selain itu juga memb...

Menenun Kebaikan oleh : Iwan Pranoto

Sumber : indonesiakaya.com Memang tak adil menimpakan segala permasalahan sosial di masyarakat pada sistem pendidikan. Meski demikian, sudahkah sistem pendidikan mendesain atau mereka cipta pembelajaran bagi anak untuk mengembangkan kebaikan? Juga sebaliknya, apakah masih ada bahan serta cara ajar yang justru menyemai kejahatan seperti kebencian terhadap kelompok lain atau merendahkan insan yang berbeda? Negara dan rakyat perlu yakin bahwa setiap anak belajar menenun kebaikan di dalam ruang kelasnya agar dapat serasi bermasyarakat. Kejuangan semu Pendidikan pada hakikatnya mengemban tugas mengembangkan nilai luhur kemanusiaan. Keserasian sosial,kedamaian, serta peduli kepada sesama diasumsikan menjiwa dalam hakikat pendidikan dan diri pelakunya. Walau mungkin bukan satu-satunya, sistem pendidikan berperan sebagai salah satu sumber kebaikan dan pembangun keteraturan sosial. Pada praktiknya di beberapa negara, dalam pengajaran sejarah nasional, misalnya, bangsa sendiri selalu dituliskan ...