Langsung ke konten utama

Postingan

CERITA MAHASISWA BARU

Sumber : fib.unej.ac.id SALAM SAPA !! 😊 Dan Selamat menikmati masa menunggu sahabat-sahabatku mahasia baru. Dalam tulisan ini penulis hanya ingin mengajak mahasiswa baru untuk mengisi aktu senggangnya dalam menunggu datangnya masa memasuki kehidupan kampus. cerita yang nantinya ingin penulis bahas. pasti sahabat-sahabat memiliki banyak pertanyaan seperti apa sih rasanya menjadi mahasiswa ? seperti yang di FTV kah ? seperti yang di meme-meme instagram atau seperti apa yang diceritakan oleh kakak-kakak kelas ? lah dalam tulisan yang akan penulis buat dengan bahasa yang ringan, dengan sudut pandang yang kaya dan dengan tulisan pendek yang akan terbagi dalam bagian-bagian dengan aktu upload satu hari sekali (minimal/sesuai kondisi). Membaca Pengumuman ahasisa baru memiliki berbagai macam alasan dalam usahanya untuk menjadi seorang mahasiswa. itu bukan lah hal yang baru, namun membaca pengumuman itu adalah hal yang menjadi kejadian sangat mendebarkan bagi hampir s...

Jatuh dalam lubang

Hidup adalah sebuah perjalanan. kalau kalian tidak setuju dengan ungkapan itu, tidak masalah itu adalah hak kalian hehe. Jadi ceritanya malam ini adalah malam dimana baru tadi pagi saya mencoba untuk merangkak dari awal untuk kembali menuju ke tempat yang pernah aku gapai sebelumnya. Ya anggap saja malam ini adalah malam dimulainya sebuah perjalanan baru. Perjlanan setelah aku lama jatuh dalam lubang yang belum pernah aku singgahi kedalamannya sebelumnya. Selayaknya Iman yang bisa saja naik dan bisa saja turun seiring berjalannya waktu, namun bisa saja kita anggap sebagai orang sakit ketika Iman seseorang itu terus-terusan menuju kebawah dan jatuh. Entah sebuah berkah atau sebuah hukuman ketika seseorang diberikan kesempatan atau diberikan masa melakukan sebuah petualangan di area kegelapan. Masa dimana aku merasakan beberapa hal yang dirasakan oleh mereka-mereka yang dianggap berada pada kegelapan. Menyelami alam fikiran mereka dengan menjalaninya sendiri, sehingga aku merasakan send...

Pribadi yang Amnesia

Assalamu'alaikum warohmatullahi wa barokatuh. selamat malam para pembaca semoga kalian tetap pada lindungan tuhan yang maha Esa. Semoga Indonesia akan terus konsisten dalam menjaga konsep kenegaraan dan berkomitmen penuh dalam meningkatkan perwujudan sebagai masyarakat yang madani. Menjadi pusat diskursus konsep kenegaraan yang damai dan sejahtera. Sholawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada nabi Muhammad Saw. Dengan amalan-amalan Sunnah dan teladan yang terus bertebaran dalam amaliyah umat manusia. Pembaca yang bersemangat, penulis mencoba mengajak pembaca berada pada ruang pembicaraan terkait perdebatan besar umat Islam di Indonesia akhir-akhir ini yang membawa kegaduhan nasional. Tidak bisa ditampik lagi bahwa Islam menjadi agama terbesar di Indonesia, sehingga perdebatan antar umat Islam bukan hanya akan memberikan dampak kepada umat Islam saja melainkan kepada masyarakat seluruh Indonesia. Lantas sangat perlu kita fahami sebagai masyarakat muslim Indonesia bagaiman...

Segeralah Hidup

Pada mulanya dia adalah anak kecil yang terkenal lugu dan pendiam. Terkenal sedikit cerdas namun hanya dalam sekala kelas anak desa. Dikatakan cerdas hanya karena bersanding dengan anak-anak satu desa. Seperti ungkapan pepatah "Semuanya itu relatif" sehingga orang bisa dikatakan cerdas hanya jika dilingkungannya dia orang yang paling tidak bodoh. Anak itu memang benar Tumbuh besar dalam lingkungan yang agamis dan sedikit purba. Dibesarkan oleh keluarga yang berekonomi menengah ke bawah. Dengan latar belakang pendidikan orang tua yang ibu pesantren dan ayah anak kuliahan belum tuntas. Tuhan tidak akan merubah nasib kita kalau tidak kita sendiri yang akan merubahnya. Dari paragraf pertama diatas aku hanya menceritakan sebagian dari cerita anak desa saja. Cerita satu pargraf itu bukanlah sebuah takdir yang tidak bisa dirubah. Oh maaf, salah. Lebih tepatnya cerita itu bukan lah cerita yang akan datar dan bisa kita tebak akhir ceritanya. Seperti sang anak kemudian melanjutkan se...

Hidup dalam aliran kopi

Seperti seorang sastrawan yang mengatakan bahwa ide itu hidup. Mereka memiliki kaki kaki yang membawa mereka berjalan-jalan. Menghampiri otak-otak manusia yang kerap mau berfikir. Ketika ide tidak diikat maka dia akan kembali berjalan mencari otak-otak yang lebih layak memiliki. Malam dan warung kopi kerap kali dijadikan oleh beberapa kalangan untuk mencari sebuah inspirasi. Warung kopi adalah tempat yang paling asik dalam mencari ide dan meluapkan ide-ide yang sudah mampir di otak kita. Saling berbagi dan melepaskan segala hal yang saat itu tertahan. Tertahan menjadi gumpalan-gumpalan yang yang menjadi masalah. baca juga : https://rausanku.blogspot.com/2018/06/pribadi-yang-amnesia.html Sebuah topik pembicaraan yang susah untuk dikeluarkan akan lebih mudah diucapkan selepas seduhan kopi. Menyelesaikan permasalahan-permasalahan kelompok dengan membicarakannya di atas meja warung kopi dan seduhan aliran kopi. Selamat menangkap ide dan menyelesaikan masalah-masalahmu di setia...

Sedikit aku untuk NUku 2

Dalam masalah kaderisasi di NU, NU masih lebih suka mengangkat putra kiyai NU daripada aktivis nahdliyyin yang mempunyai kompetensi. Hal itu membuat NU tidak jauh berbeda dengan nepotisme yang ada dalam area institusi-intitusi di Indonesia baik negeri maupun swasta. Kurangnya apresiasi NU untuk putra putri nya yang berprestasi membuat beberapa kader NU yang menolak untuk mengabdi di NU. Mas anshori menyampaikan bahwa kurangnya budaya menulis dalam kader nahdliyyin ini sangat disayangkan oleh KH Muchit Muzadi. Terlihat bahwa hanya beberapa saja kader nahdliyyin yang menulis buku khususnya yang membahas NU dan ulama NU. Padahal banyak penulis luar negeri seperti greg vally dan greg barton yang menulis buku menegenai gus dur atau KH Muchit Muzadi yang notabenya merek bukan orang NU. Menurut KH Muchit Muzadi tulisan tentang NU yang ditulis oleh penulis non NU hanya dengan kacamata metodologi penelitian akan memiliki rasa yang berbeda dengan yang ditulis oleh penulis NU yang menegenal ...

Sedikit aku untuk NUku

Mengenai kesejahteraan yang masih sangat rendah dikalangan nahdliyyin masih disebabkan oleh karakter NU yang masih belum bisa berbaris dalam berorganisasi. Pemahaman organisasi yang masih sangat minim dikalangan pengurus NU diwilayah ranting yang sering kali membuat instruksi kaderisasi masih belum bisa sejalan lurus dan satu frame secara utuh. Kecenderungan kiyai NU yang lebih suka mengurusi masalah yang sebenarnya tidak berdampak besar dalam masyarakat. Seperti perbedaan fikih dalam beribadah, syiahisasi dan kristenisasi lebih sering dibahas daripada permasalahan kesejahteraan umat. Bisa dilihat lembaga-lembaga kemasyaraktan NU banyak yang tidak berjalan maksimal atau bahkan tidak berjalan sama sekali.