Langsung ke konten utama

PKM lima bidang

Penerimaan dan Panduan Proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 5 Bidang Tahun 2014 didanai 2015

Memperhatikan surat dari Direktur Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Ditjen Dikti Kemdikbud Nomor 2550/E5.3/KPM/2014 tanggal 20 Agustus 2014 perihal Penerimaan Proposal PKM Tahun 2014 pendanaan Tahun 2015, dengan ini kami beritahukan bahwa dalam rangka pendaftaran usulan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang akan Didanai DITJEN DIKTI KEMDIKBUD Tahun 2015.
Direktorat Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat telah menerbitkan panduan penggunaan SIMLITABMAS untuk mahasiswa pengusul PKM via online yang harus dilaksanakan oleh masing-masing Ketua Kelompok PKM pengusul.
Alur Pengajuan Proposal PKM
  1. Mahasiswa Mengumpulkan Proposal PKM ke Bagian Kemahasiswaan BAAK UMK (menyerahkan proposal PKM sebanyak 1 bendel dan softfile dalam bentuk CD)
  2. Mahasiswa memperoleh Username dan Password untuk melalukan login di laman simlitabmas.dikti.go.id
  3. Mahasiswa melakukan upload proposal PKM pada laman simlitabmas.dikti.go.id setelah login dengan menggunakan username dan password yang diterima dari Bagian Kemahasiswaan BAAK UMK
Sehubungan dengan hal tersebut dengan ini kami beritahukan bahwa:
  • Usulan Proposal PKM dari mahasiswa UMK dengan menggunakan Pedoman PKM 2014 mulai diterima di bagian Kemahasiswaan BAAK tanggal 10 s.d. 24 September 2014 pada jam kerja dengan menyerahkan Usulan PKM berupa Hardcopy (dijilid 1 eksemplar) LENGKAP (sudah ditandatangani dan distempel) dan Softcopy/softfile dalam format Pdf (disimpan dalam CD) dengan cover berwarna : PKM-K (Kuning), PKM-KC (Ungu), PKM-M (Merah), PKM-P (Putih) dan PKM-T (Biru Tua).
  • download Panduan PKM 2014 di sini
  • download Surat usulan PKM 2014 di sini
  • Usulan PKM yang dikirimkan HARAP DITELITI ULANG karena kesalahan penulisan NIM baik Ketua maupun Anggota dapat mengakibatkan kerusakan data pada pemilik NIM yang sebenarnya pada saat pendaftaran online.
  • Pembuatan Proposal PKM HARAP DISESUAIKAN DENGAN PANDUAN (mulai dari halaman depan, pengesahan, sampai dengan halaman terakhir).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Optimalisasi peran sarjana muda dalam proses peralihan masyarakat konvensional menuju masyarakat digital dalam menghadapi MEA.

             Oleh : Ahmad Rausan Fikri MEA atau singkatan dari masyarakat ekonomi asean sudah diberlakukan sejak desember 2015 lalu. Pemberlakuan MEA membuat terjadinya tiga hal yaitu 1. Aliran bebas barang/jasa 2. Aliran bebas investasi 3. Aliran bebas tenaga kerja terampil dan provesional. Namun, ironis ketika Badan Pusat Statistik menyebutkan bahwa jumlah sarjana pengganguran meningkat di tiga tahun terakhir secara terus menerus. Pada tahun 2014 sarjana yang menganggur sebanyak 398.298 pada tahun 2015 meningkat menjadi 565.402 dan pada tahun 2016 meningkat lagi menjadi 695.304. Hal ini menjadi sebuah permasalahan serius yang harus segera dicarikan solusinya bersama.Mengingat masyarakat ekonomi asean sudah diberlakukan.Secara umum MEA memiliki tujuan untuk membentuk komunitas ekonomi tingkat regional antara sesama negara anggota ASEAN sebagai suatau integrasi ekonomi kawasan ASEAN yang stabil, makmur dan memiliki tingkat daya saing yang tinggi sert...

Fakultas teknik unej

Fakultas Teknik Universitas Jember Fakultas Teknik Universitas Jember adalah fakultas yang mengunakan ilmu alam untuk membuat alat / menciptakan suatu alat untuk mempermudah manusia. Kampus Fakultas Teknik berbeda tempat dengan Fakultas lainnya  , melainkan di Kec. Patrang. Fakultas Teknik Universitas Jember memiliki beberapa Program Studi diantaranya : Program Studi Teknik Mesin  ( S 1 ) Program Studi Teknik Elektro  ( S 1 ) Program Studi Teknik Sipil  ( S 1 ) Program Studi Teknik Mesin  ( D 3 ) Program Studi Teknik Elektro  ( D 3 ) Program Studi Teknik Sipil  ( D 3 ) Fasilitas Fakultas Teknik   Ruang Kelas Ber-AC Free Hostpot Area Perpustakaan Mini Area Diskusi Bersama  Mushola Kantin Dan Fasilitas Pendukung lainnya Pembelajaran di Fakultas Teknik Fakultas Teknik mempelajari hal-hal yang berhubungan dengan dengan pengetahuan alam untuk menciptakan alat untuk membantu manusia. Selain itu juga memb...

Menenun Kebaikan oleh : Iwan Pranoto

Sumber : indonesiakaya.com Memang tak adil menimpakan segala permasalahan sosial di masyarakat pada sistem pendidikan. Meski demikian, sudahkah sistem pendidikan mendesain atau mereka cipta pembelajaran bagi anak untuk mengembangkan kebaikan? Juga sebaliknya, apakah masih ada bahan serta cara ajar yang justru menyemai kejahatan seperti kebencian terhadap kelompok lain atau merendahkan insan yang berbeda? Negara dan rakyat perlu yakin bahwa setiap anak belajar menenun kebaikan di dalam ruang kelasnya agar dapat serasi bermasyarakat. Kejuangan semu Pendidikan pada hakikatnya mengemban tugas mengembangkan nilai luhur kemanusiaan. Keserasian sosial,kedamaian, serta peduli kepada sesama diasumsikan menjiwa dalam hakikat pendidikan dan diri pelakunya. Walau mungkin bukan satu-satunya, sistem pendidikan berperan sebagai salah satu sumber kebaikan dan pembangun keteraturan sosial. Pada praktiknya di beberapa negara, dalam pengajaran sejarah nasional, misalnya, bangsa sendiri selalu dituliskan ...